Tutup Pendanaan Seri A, RateS Fokus Pemberdayaan Masyarakat di Tengah Pandemi2 min read

Penulis : Emanuel Kure

Artikel ini telah tayang di Investor.id dengan judul “Tutup Pendanaan Seri A, RateS Fokus Pemberdayaan Masyarakat di Tengah Pandemi”

JAKARTA, investor.id – RateS, platform social commerce terkemuka di Indonesia, telah menutup putaran pendanaan Seri A yang dipimpin oleh Vertex Ventures dan Genesis Alternative Ventures dengan nilai yang tidak disebutkan.

Pendanaan ini bertujuan untuk mempercepat penetrasi pasar hingga ke kota-kota tier-2 dan tier-3 di Indonesia melalui dukungan jaringan reseller RateS yang luas, yang telah mencapai lebih dari setengah juta reseller.

RateS menawarkan layanan terintegrasi yang memungkinkan pengadaan yang terpusat, pemenuhan, logistik, infrastruktur pembayaran, dan pelatihan penjualan online bagi masyarakat. RateS secara signifikan mengurangi hambatan yang sering dialami masyarakat saat hendak berwirausaha.

Baca Juga: Menjadi Reseller untuk Bisnis Pemula, Kenapa Tidak?

“Bagi kami, tolak ukur kesuksesan RateS terletak pada seberapa banyak kami dapat membantu meningkatkan pendapatan dan bisnis dari reseller kami. Kami melihat bagaimana pendapatan reseller kami meningkat hingga 50% sejak bergabung dengan RateS,” kata Jake Goh, CEO dan Co-Founder RateS melalui siaran pers, Selasa (23/2).

Menurut Goh, RateS memiliki visi untuk merevolusi social commerce melalui teknologi, menciptakan wirausahawan digital, dan meningkatkan literasi digital bagi masyarakat untuk menjalankan bisnis dengan lancar dan lebih menguntungkan.

Lebih jauh, laporan McKinsey menyatakan, bahwa social commerce, yang didefinisikan sebagai proses pembelian dan penjualan barang fisik melalui platform media sosial, dengan pembayaran dan pengiriman yang dikelola secara terpisah, diperkirakan akan tumbuh menjadi sektor usaha senilai US$25 miliar pada 2022.

“Transaksi social commerce melalui jaringan reseller RateS yang terpercaya tidak hanya dapat meningkatkan kenyamanan dalam bertransaksi online, tetapi juga memberikan pengalaman terbaik secara konsisten kepada pelanggan melalui katalog produk dan infrastruktur supply chain yang telah dikurasi oleh RateS,” ujar Goh

Pada 2020, kata Goh, tingkat pertumbuhan RateS telah meningkat lebih dari tiga kali lipat, dan telah menjangkau berbagai kota-kota Tier II/III di Indonesia. Hingga saat ini, RateS memiliki jangkauan di lebih dari 400 kota dan memiliki jaringan reseller berbasis digital terbesar di Indonesia, dengan potensi pendapatan yang kompetitif bagi reseller, di mana rata-rata reseller RateS, mendapatkan 30% lebih tinggi untuk setiap item yang terjual dibandingkan dengan platform re-selling lainnya.

Baca Juga: 7 Cara Sukses Menjadi Reseller Online! (pemula wajib tahu)

Dibekali dengan visi untuk menjadi jaringan distribusi yang paling terpercaya, produktif, dan terampil, RateS mencatatkan pertumbuhannya hingga lebih dari tiga kali lipat di tahun 2020 saja, dengan sebagian besar pendapatannya berasal dari kota-kota tier-2 dan tier-3 di Indonesia.

“Hingga saat ini, RateS memiliki jangkauan di lebih dari 400 kota dan memiliki jaringan reseller berbasis digital terbesar di Indonesia – dengan potensi pendapatan yang kompetitif bagi reseller, di mana rata-rata reseller RateS, mendapatkan penghasilan 30% lebih tinggi untuk setiap item yang terjual dibandingkan dengan platform re-selling lainnya,” ungkap Goh.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *