Reseller Pemula Wajib Tahu! 5 Tips Menjadi Reseller Sukses7 min read

tips sukses menjadi reseller pemula

Tips untuk Reseller Pemula Jika Ingin Menjadi Reseller yang Sukses

Apakah anda termasuk reseller pemula yang bingung mau mulai dari mana? Disini kita akan kupas tuntas tips sukses menjadi reseller bagi pemula.

Seperti yang kita tahu, bisnis dropship dianggap sangat memudahkan dalam memulai bisnis online khususnya untuk para pebisnis pemula. Tanpa perlu stok barang diawal, menjadikan model bisnis dropship ini nyaris tanpa modal. Selain itu, bisnis dropship juga menawarkan fleksibilitas dalam bekerja, Anda bisa dengan bebasnya mengatur jam kerja.

Dengan segala keunggulannya, tak heran bisnis dropship kian diminati semua kalangan terutama ibu rumah tangga. Nah, semakin banyak orang yang tertarik untuk menjadi reseller, maka semakin ketat juga persaingannya. Jika Anda termasuk kategori reseller pemula, berikut ada 5 hal yang perlu Anda ketahui agar menjadi reseller yang sukses.

1. Ketahui kebutuhan market

close up photo of survey spreadsheet
Photo by Lukas on Pexels.com

Hal pertama yang perlu Anda pikirkan adalah menentukan produk untuk dijual. Tetapi, sebelum memikirkan produk mana yang mau Anda jual, ada baiknya berangkat dari riset terlebih dahulu untuk mengetahui kebutuhan pasar. Gunakan step berikut untuk meriset pasar:

Google Trend

Dengan menggunakan google trends, Anda akan mendapatkan data tentang hasil pencarian dari produk incaran Anda. Selain itu, Anda juga bisa membandingkan dengan produk lainnya.

Misal dalam gambar diatas, kami mencoba melihat hasil pencarian kata kunci baju bayi dalam kurun waktu setahun. Kami juga membandingkannya dengan popok bayi dalam kurun waktu yang sama. Hasilnya ternyata baju bayi memiliki hasil pencarian lebih tinggi. 

Riset Produk Terlaris di Marketplace


Selain Google trends, Anda juga bisa mengunjungi beberapa marketplace yang sering menjadi tempat berbelanja online. Beberapa situs yang menjadi destinasi belanja populer di Indonesia yakni Bukalapak, Lazada, Tokopedia, serta Shopee. 

“Apa yang sedang dibutuhkan oleh orang terdekatmu saat ini?”

Berangkat dari pertanyaan diatas, pikirkan produk yang Anda tawarkan sebagai solusi bagi mereka. Dengan begitu, Anda tidak akan menjual produk dengan asal-asalan. Anda juga tahu betul target konsumen bagi bisnis Anda. 

2. Menentukan Supplier

man holding digital tablet
Photo by Tiger Lily on Pexels.com

Setelah tahu betul produk yang mau Anda jual, langkah kedua adalah menentukan supplier. Reputasi bisnis Anda sangatlah bergantung kepada kualitas pelayanan supplier. Itulah mengapa memilih supplier yang tepat adalah langkah yang krusial bagi para reseller pemula. 

Bagaimana sih kriteria supplier yang baik? Anda pasti memikirkan pertanyaan semacam ini, kan. Ada beberapa hal yang mesti Anda perhatikan: 

Kualitas produk

Anda harus memastikan kualitas produk jika tidak ingin kena komplain pelanggan. Pastikan supplier menyediakan kualitas produk yang terjaga.

Harga yang ditawarkan

Pilih supplier tangan pertama, artinya harga yang dipatok tidak terlalu mahal. Jadi, Anda masih bisa dengan leluasa mengatur margin profit.

Pastikan komunikasi lancar

Supplier yang fast respon atau tanggap tentunya akan sangat membantu bisnis dropship Anda. Terlebih jika pesanan konsumen Anda sedang mengalami masalah.

Pilihan logistik

Pilihan logistik juga sangat berpengaruh, Anda bisa lebih leluasa dalam memilih jasa logistik. Karena beberapa logistik bagus dalam hal kecepatan pengiriman untuk daerah A namun kurang bagus di daerah B. 

Berbagai fitur pendukung

Banyak fitur pendukung yang Anda perlukan sebagai reseller pemula seperti, apakah supplier menyediakan fitur resi otomatis? Apakah supplier menyediakan fitur COD? Apakah ada diskon ongkir atau promo tertentu?

Buat Anda yang masih bingung pilih supplier, RateS bisa jadi solusi. Selain menyediakan variasi produk yang beragam, RateS juga memiliki quality control yang ketat sehingga jaminan produk berkualitas ada di tangan Anda. Cek aplikasi RateS disini.

3. Menentukan Harga Jual

a person hand with the thumbs up sign
Photo by Nataliya Vaitkevich on Pexels.com

Berikut rumus sederhana untuk menentukan harga jual: 

Harga jual = harga beli + biaya operasional + persentase laba yang diinginkan.

Harga beli adalah harga yang dipatok oleh supplier, kemudian biaya promosi dan biaya lain-lain bisa Anda masukkan ke biaya operasional, dan persentase laba adalah laba bersih yang akan Anda dapatkan. Sebelum itu, tentunya Anda juga perlu meriset harga produk serupa di pasaran agar bisa bersaing dengan kompetitor.

Contohnya seperti ini:

Harga awal dari RateS di angka Rp 99.500, kemudian setelah meriset harga pasar sepatu pria, Anda bisa atur keuntungan hingga 50% dari harga awal. 

Selain menghitung harga jual, penting juga untuk mencatat semua arus kas dengan detail. Dengan begitu, diharapkan Anda tidak akan mengalami kerugian saat berbisnis. 

4. Utamakan Pelanggan

happy woman jumping with shopping bags
Photo by Tim Douglas on Pexels.com

Langkah selanjutnya adalah memperhatikan kepuasan pelanggan. Perlakukan konsumen Anda dengan sangat baik agar meninggalkan kesan yang baik pula. Hal ini sangat penting, karena sekitar 45% konsumen mempertimbangkan review sebelum melakukan pembelian baik produk maupun jasa. 

contoh testimoni produk di aplikasi RateS

Kumpulkan ulasan-ulasan positif dari konsumen Anda, jadikan bahan promosi di social media agar menarik calon pembeli.

Selain mengumpulkan ulasan positif, Anda juga perlu menjaga hubungan baik dengan pelanggan. Misalnya beri mereka program loyalty, promo-promo menarik, ataupun hadiah spesial agar pelanggan Anda mempromosikan bisnis ke teman mereka.

5. Promosikan dengan Kreatif

apps business cellphone cellular telephone
Photo by Pixabay on Pexels.com

Di persaingan bisnis yang semakin ketat, reseller pemula dituntut untuk lebih kreatif dalam mempromosikan bisnis ataupun produk yang ditawarkan. Gunakan semua channel ataupun platform marketing yang tersedia seperti media sosial, website, ataupun marketplace.

Manfaatkan media sosial sebagai alat untuk berinteraksi secara langsung dengan pelanggan. Anda bisa memanfaatkan konten-konten yang sedang viral dan tren untuk mempromosikan produk. Di Tiktok ataupun IG reels, Anda bisa menggunakan audio yang sedang viral di saat itu. Sambungkan tren viral dengan produk yang kamu tawarkan sekreatif mungkin.

Selain dengan cara organik, Anda juga bisa menggunakan iklan di FB ads ataupun Tiktok ads. Tawarkan promosi terbaik yang bisa Anda berikan, dan jangkau pelanggan lebih luas dengan beriklan.

Kesimpulan 

Berikut 5 tips menjadi reseller sukses bagi pemula. Terakhir, kemauan untuk berproses dan konsistensi adalah kunci utama. Kemauan untuk terus belajar dan upgrade skill berjualan lah yang akan menentukan apakah Anda bisa menjadi reseller yang sukses atau tidak. 

Temukan ribuan produk berkualitas baik produk impor maupun produk lokal dengan harga pabrik di Aplikasi RateS. RateS hadir sebagai platform yang membantu reseller untuk dapat terkoneksi dengan layanan terintegrasi dan mendapatkan akses ke berbagai pilihan produk langsung dari pihak produsen, tanpa perlu memikirkan proses pengiriman barang dari produsen hingga ke gudang yang akan menjadi pick up point. Melalui RateS, reseller hanya perlu memilih dan mempromosikan produk yang akan dijual, dan ketika produk tersebut terjual, RateS akan bertanggung jawab dalam proses logistik hingga produk tersebut diterima oleh konsumen.

Syok banget! 😱 Banyak produk turun harga nih di Promo SHOCKTOBER. ⚡️⚡️⚡️Kamu bisa jual produk mulai dari harga serba 10 ribu dan untung hingga 89%. Selain itu, kamu juga bisa klaim voucher untuk kategori produk gadget dan produk impor terlaris dengan potongan harga hingga 100ribu! 

Buruan klik link berikut untuk melihat promo: https://bit.ly/ShocktoberRateS 

3 thoughts on “Reseller Pemula Wajib Tahu! 5 Tips Menjadi Reseller Sukses

    1. saat ini kita belum tersedia untuk bank dan dompet digital kak. paling bisa pinjam bank orangtua atau orang kakak percaya dulu aja kalau memang belum punya akun bank.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *